Rabu, 09 Agustus 2017

Pengkabelan Pada Jaringan Komputer


Pengkabelan Pada Jaringan Komputer


Senin, 24 Juli 2017

Assalamu'alaikum wr.wb

A. Pendahuluan

Kali ini Senin, 24 Juli 2017 saya akan membahas tentang pengkabelan yang umum digunakan dalam sebuah jaringan

Pengertian

Perbedaan kabel Straight dan Cross

Kabel Straight merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu dengan ujung yang lainnya. Urutan standar kabel straight adalah seperti dibawah ini yaitu sesuai dengan standar TIA/EIA 368B (yang paling banyak dipakai) atau kadang-kadang juga dipakai sesuai standar
TIA/EIA 368A sebagai berikut:

Contoh penggunaan kabel straight adalah sebagai berikut :

• Menghubungkan antara Komputer dengan Switch
• Menghubungkan Komputer dengan LAN pada Modem Cable/DSL
• Menghubungkan Router dengan LAN pada Modem Cable/DSL
• Menghubungkan Switch ke Router
• Menghubungkan Hub ke Router

Kabel Crossover merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan ujung lainnya. Kabel cross digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama. Gambar dibawah adalah susunan standar kabel cross.

Contoh penggunaan kabel crossover adalah sebagai berikut :

• Menghubungkan 2 buah Komputer secara langsung
• Menghubungkan 2 buah Switch
• Menghubungkan 2 buah Hub
• Menghubungkan Switch dengan Hub
• Menghubungkan Komputer dengan Router
Dari 8 buah kabel yang ada pada kabel UTP ini (baik pada kabel straight maupun cross over) hanya 4 buah saja yang digunakan untuk mengirim dan menerima data, yaitu kabel pada pin no 1,2,3 dan 6.

Latar Belakang

Pengkabelan atau Krimping kabel memerlukan ketelitian dan teknik untuk melakukannya.
Jadi saya ingin memberikan referensi melalui blog ini.

Maksud dan Tujuan

Memberi tahu langkah-langkah melakukan pengkabelan
Memberikan pengetahuan mengenai urutan kabel dan jenis pengrimpingan kabel

Hasil yang di Harapkan

Dapat melakukan pengrimpingan sesuai prosedur.

B. Alat dan Bahan

  • Tang krimping
  • Kabel UTP
  • Konektor RJ 45
  • Pengupas Kabel

C. Jangka Waktu Pelaksanaan

Waktu yang dibutuhkan kurang lebih 10 menit.

D. Proses dan Tahapan Pekerjaan

Kupas kabel dengan pengupas kabel.

Urutkan warna kabel sesuai dengan standard pada gambar.

Berikut adalah jenis krimpingan kabel:
Crossover























 
Disini saya menggunakan kabel straight.

 
Masukan kabel kedalam konektor RJ45, Dan periksa kembali urutan kabel.

 
Krimping kabel menggunakan tang krimping.

 
Tes menggunakan LAN Tester. Pastikan lampu indikator menyala semua secara berurutan, kecuali pada kabel crossover.

 
Dibawah ini adalah contoh ujung kabel UTP yang telah terpasang konektor RJ-45 dengan benar, selubung kabel (warna biru) ikut masuk kedalam konektor.





 
E. Hasil yang Didapatkan

Mengerti urutan kabel sesuai Standard
Memahami kegunaan kabel pada jaringan
Mengerti macam-macam krimpingan kabel

F. Kesimpulan yang Didapatkan

Didalam pengkabelan dibutuhkan standard baku agar koneksi dapat berjalan sesuai jalurnya.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Pengenalan Internet


Pengenalan Internet


Senin, 24 Juli 2017

Assalamu'alaikum wr. wb

A.Pendahuluan

Kali ini Senin, 24 Juli 2017 saya akan mengenalkan kalian dengan Internet













  • Pengertian
Internet adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia
  • Latar Belakang
Ingin mengenalkan kalian yang belum atau yang sudah tahu apa itu internet.
yang merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia di masa sekarang.
  • Maksud dan Tujuan
*Memberikan pengetahuan tentang internet.
*Memberitahu mengapa internet harus ada.
*Memudahkan pengenalan internet.
  • Hasil yang Di Harapkan
*Pembaca mengetahui Sejarah internet dan internet
*Pembaca mengerti Dampak yang di hasilkan internet

B.Alat dan Bahan


Sebelum masuk dalam pengenalan internet anda harus mengetahui dahulu
Tentang Jaringan Dan Komputer yang bisa di download di bawah ini
C.Proses dan Tahapan Pekerjaan

1. Sejarah Internet
Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.
Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

2. Dampak Positif Internet
  • Sebagai Sumber Informasi Terbesar
  • Mempercepat Pertukaran Data
  • Mempercepat Penyebaran Informasi
  • Meringankan Pekerjaan Pemakainya
3. Dampak Negatif Internet
  • Menyebabkan Kecanduan
  • Banyak Terdapat Situs-Situs Pornografi
  • Banyak Terdapat Tindak Kekerasan
  • Membuat Kebutuhan Sosialnya Menurun
E.Hasil yang Didapatkan
  • Mengetahui dampak negatif yang dapat terjadi dalam penggunaan internet
  • Memahami kegunaan Internet
  • Mengerti asal mula diciptakannya internet
F.Kesimpulan yang Didapatkan

Manusia yang di sukai manusia, pasti ada yang membenci, begitu pula internet semakin mudah menggunakan internet, semakin banyak orang yang kena dampak negatifnya

G.Referensi

https://id.wikipedia.org/wiki/Internet


Wassalamu'alaikum wr. wb.

Mengenal Kelas IP Address


Mengenal Kelas IP Address


Jum'at, 21 Juli 2017

Assalamu'alaikum wr. wb.

A. Pendahuluan

Pada kesempatan kali ini Jum'at, 21 Juli 2017 saya ingin membahas pengenalan kelas-kelas IP Address.

1. Pengertian


Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antara 32 bit sampai 128 bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi.

Sistem pengalamatan IP ini terbagi menjadi dua, yakni:
nah, kali ini kita akan membahas yan IPv4.

2. Latar Belakang


IP address digunakan sebagai alamat dalam hubungan antar host di internet sehingga merupakan sebuah sistem komunikasi yang universal karena merupakan metode pengalamatan yang telah diterima di seluruh dunia.

3. Maksud dan Tujuan


Mengenalkan kelas-kelas IP Address.

4. Hasil yang Diharapkan

mengerti dan dapat mengidentifikasi kelas-kelas IP Address.

B. Jangka waktu pelaksanaan


Jam 10.45 - 12.00

C. Proses dan Tahapan Pekerjaan


Format Penulisan IP Address

IP address terdiri dari bilangan biner 32 bit yang dipisahkan oleh tanda titik (.) setiap 8 bitnya. Tiap 8 bit ini
disebut sebagai oktet. Bentuk IP address dapat
dituliskan sebagai berikut : 

xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx
 
Jadi IP address ini mempunyai range dari 

00000000.00000000.00000000.00000000 
sampai
11111111.11111111.11111111.11111111.
 
Notasi IP address dengan bilangan biner seperti ini susah untuk digunakan, sehingga sering ditulis dalam 4 bilangan desimal
yang masing-masing dipisahkan oleh 4 buah titik (.) yang lebih dikenal dengan “notasi desimal bertitik”. Setiap bilangan desimal merupakan nilai dari satu oktet IP address.

Pembagian kelas IP Address

IP Address dapat dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni bagian
network (net ID) dan bagian host(host ID).
Net ID berperan dalam identifikasi suatu
network dari network yang lain, sedangkan
host ID berperan untuk identifikasi host dalam suatu network.

IP address dibagi kedalam lima kelas, yaitu :
kelas A, kelas B, kelas C,kelas D dan kelas E.
Perbedaan tiap kelas adalah pada ukuran dan jumlahnya.

Kelas A
Bit pertama IP address kelas A adalah 0, dengan panjang net ID 8 bit dan panjang host ID 24 bit.
Jadi byte pertama IP address kelas A mempunyai range dari 0-127.
Jadi pada kelas A terdapat 127 network dengan tiap network dapat menampung sekitar 16 juta host (255x255x255). IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar, IP kelas ini dapat dilukiskan pada gambar berikut ini


Kelas B
Dua bit IP address kelas B selalu diset 10 sehingga byte pertamanya selalu bernilai antara 128-191. Network ID adalah 16 bit pertama dan 16 bit sisanya adalah host ID sehingga kalau ada komputer mempunyai IP address
191.168.26.161, network ID = 192.168 dan host ID = 26.161.
Pada IP address kelas B ini mempunyai range IP dari 128.0.xxx.xxx sampai 191.155.xxx.xxx, yakni berjumlah 65.255 network dengan jumlah host tiap network 255 x 255 host atau sekitar 65 ribu host.

 

Kelas C
Tiga bit pertama IP address kelas C selalu diset 110.
Network ID terdiri dari 24 bit dan host ID 8 bit sisanya sehingga dapat terbentuk sekitar 2 juta network
dengan masing-masing network memiliki 256 host.
 
Kelas D
IP address kelas D digunakan untuk keperluan multicasting. 4 bit pertama IP address kelas D selalu diset 1110 sehingga byte pertamanya berkisar antara 224-247,sedangkan bit-bit berikutnya diatur sesuai keperluan multicast group yang
menggunakan IP address ini. Dalam multicasting tidak dikenal istilah network ID
dan host ID.

Kelas E
IP address kelas E tidak diperuntukkan untuk keperluan umum.
4 bit pertama IP address kelas ini diset 1111 sehingga byte pertamanya berkisar antara 248-255.
Address Khusus

Selain address yang dipergunakan untuk pengenal host, ada beberapa jenis address yang digunakan untuk keperluan khusus dan tidak bolehdigunakan untuk pengenal host. Address tersebut adalah:

1.Network Address

Address ini digunakan untuk mengenali suatu network pada

jaringan Internet. Misalkan

untuk host dengan IP Address kelas B 191.168.9.35.

Tanpa memakai subnet (akan diterangkan kemudian),

network address dari host ini adalah 191.168.0.0.

Address ini didapat dengan membuat seluruh bit host pada 2

segmen terakhir menjadi 0.


Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi routing

pada Internet. Router cukup melihat network address (191.168) untuk

menentukan ke router mana datagram tersebut harus dikirimkan.

2.Broadcast Address
Address ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh hostyang ada pada suatu network.
Seperti diketahui, setiap datagram IP memiliki header alamat tujuan berupa IP Address dari host yang akan dituju oleh datagram tersebut.
Dengan adanya alamat ini, maka hanya host tujuan saja yang memproses datagram tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya.


Bagaimana jika suatu hostingin mengirim datagram kepada seluruh hostyang ada pada networknya ?

Tidak efisien jika ia harus membuat replikasi datagram sebanyak jumlah host tujuan. Pemakaian bandwidth akan meningkat dan beban kerja host pengirim bertambah, padahal isi datagram - datagram tersebut sama. Oleh karena itu, dibuat konsep
Broadcast address. Host cukup mengirim ke alamat broadcast, maka seluruh host yang ada pada network akan menerima datagram tersebut. Konsekuensinya, seluruh host pada network yang sama harus memiliki broadcast address yang sama dan address tersebut tidak boleh digunakan sebagai IP Address untuk host tertentu.


D. Hasil yang Didapatkan

Mampu, memahami, dan mengidentifikasi kelas-kelas IP Address

E. Kesimpulan yang Didapatkan

 Manusia memiliki identitas, begitu halnya jaringan juga memiliki identitas yang di tunjukkan kelas A, kelas B, dll.
F. Referensi

https://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP
eBook TKJ/JARINGAN-DASAR-X-2.pdf

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Memahami Fungsi dan Struktur Directory System Distro Linux



Memahami Fungsi dan Struktur Directory System Distro Linux


Jum’at 21 Juli 2017

Assalamu'alaikum wr.wb

A. Pendahuluan

Kali ini Jum’at 21 Juli 2017 saya akan memberi tahu Fungsi dan Struktur Direktori Sistem Operasi Linux.

Pengertian


Direktori System adalah komponen dari sistem berkas yang digunakan menyimpan file sistem dan mengandung satu berkas atau lebih ataupun mengandung satu direktori lainnya atau lebih.

Latar Belakang

Ingin memberikan pengetahuan mendasar tentang SO Linux.

Maksud dan Tujuan

Memberikan Pemahaman tentang direktori sistem.

Hasil yang di Harapkan


Memahami fungsi dan struktur direktori sistem Linux.

B. Alat dan Bahan
  • PC sudah terinstal SO Linux
C. Jangka Waktu Pelaksanaan

Jam 08.00 sampai 10.30

D. Proses dan Tahapan Pekerjaan

Berikut adalah urutan struktur direktori sistem beserta fungsinya:

1. / – Root Directory 
Ini merupakan direktori utama pada sistem operasi Linux, yang mana Root Directory ini membawahi direktori lainnya seperti /home, /etc, dan lain-lain.


2. /bin – Essential User Binaries

Direktori /bin berisikan program binner yang harus ada bila sistem yang dipasang dalam mode single-user. Aplikasi firefoc disimpan di direktori /usr/bin, lalu program penting dan utilitas lainnya seperti shell bash terletak di /bin.
 

3. /boot – Boot Files  
Sesuai namanya, direktori /boot berisikan file-file yang dibutukan oleh sistem untuk melakukan booting. File-file seperti GRUB boot loader dan kernel Linux tersimpan di direktori ini.

4. /dev

Pada sistem operasi Linux, setiap perangkat yang terhubung akan dianggap sebagai files, dan di direktori /dev inilah file-file khusus yang mempresentasikan perangkat tersebut disimpan.

5. /etc – Configuration

Pada direktori inilah banyak tersimpan file-file konfigurasi yang pada umumnya bisa kamu edit sendiri menggunakan text editor.

6. /lib

Berisi file-file penting yang dibutuhkan oleh file binari dalam direktori /bin dan /sbin. Sedangkan kumpulan file pnenting yang dibutuhkan oleh binari dalam folder /usr/bin terletak pada /usr/lib.

7. /media – Removable Media

Directory /media berisi subdirectory yang mewakili sebuah perangkat removable yang dimasukkan ke komputer. Misalnya, ketika kamu memasukan DVD ke komputer kamu, Linux otomatis akan membuat direktori baru di dalam /media. Anda bisa mengakses DVD tersebut dengan masuk ke direktori ini.

8. /mnt – Mount Point

Direktori /mnt merupakan tempat untuk kamu nge-mount filesystem untuk menggunakannya sementara. Saya sering memanfaatkannya ketika melakukan sharing file yang mengharuskan saya nge-mount terlebih dahulu filesystem dari windows. Biasanya saya memberi nama /mnt/windows. Namun untuk nge-mount filesystem tidak harus di direktori tersebut melainkan bisa dimana saja.



9./opt – Optional Packages

Direcktory ini biasanya berisi paket software yang kamu install sendiri. Biasanya digunakan oleh software diluar repository distrotersebut.
10. /proc

Direktori ini hampir mirip dengan direktory /dev karena tidak berisi file-file standar, melainkan berisi file-file khusus yang mempresentasikan siste dan proses informasi


11. /root – Root Home Directory
Direktori ini merupakan Home-nya user Root. Bukan terletak di /home/root, melainkan folder tersendiri, yaitu di /root. Ingat ya, ini berbeda dengan /, yang merupakan sistem directori utama.

12. /run

File yang berisi tentang system yang valid sampai system melakukan boot selanjutnya.



13. /sbin

Direktori /sbin mirip dengan /bin. Namun file-file yang berada di dalam direktori ini umum dioperasikan oleh Root.

14. /srv

Direktori yang dimaksudkan sebagai tempat data dari sebuah layanan yang diberikan oleh sistem. Misal, jika kamu menggunakan server Apache untuk service web, kamu bisa menyimpan file-file website tersebut di sebuah direktori di dalam /srv.

15. /tmp

Tempat untuk menyimpan sementara file-file Linux. Biasanya file yang disimpan dalam directory ini akan terhapus setiap kalu me-restart komputer

16. /usr

Berisi aplikasi dan file yang digunakan oleh pengguna, sebagai lawan aplikasi dan file yang digunakan oleh sistem. Misalnya, aplikasi non-essensial yang terletak di dalam direktori /usr/bin bukan pada /bin.

17. /var

Biasanya berisi informasi seperti log yang berada dalam /var/log

E. Hasil yang Didapatkan
  • Memahami fungsi dan struktur direktori sistem linux
F. Kesimpulan yang Didapatkan


Pahami yang dasar dulu,nanti yang besar mengikutinya

G. Referensi

http://www.pintarkomputer.com/memahami-fungsi-dan-struktur-20-direktori-di-sistem-operasi-linux/

Wassalamu'alaikum wr. wb

Selasa, 01 Agustus 2017

Instalasi linux mint 18 [64 bit]

Instalasi linux mint 18 [64 bit]
Kamis, 20 Juli 2017
Assalamualaikum wr. wb.
A. Pendahuluan
 
Pada hari ini Kamis, 20 juli 2017 saya akan mempraktekkan Instalasi Linux Mint 18 [64]


1. Pengertian

Linux Mint adalah sistem operasi Linux yang merupakan suatu distribusi Linux dengan basis Debian dan Ubuntu,dengan Linux Mint Debian Edition (LMDE) sebagai suatu alternatif yang sepenuhnya berbasis Debian.

2. Latar Belakang

Ingin berbagi pengetahuan dalam melakukan instalasi sistem operasi Linux Mint 18.

3. Maksud dan Tujuan
  • Mengurangi resiko kesalahan saat melakukan instalasi linux mint
  • Memberitahukan tahapan-tahapan dalam prosess instalasi linux mint
4. Hasil yang Diharapkan
  • Siswa mampu memahami konsep dasar instalsi linux mint.
  • Mampu melakukan instalasi dengan baik dan benar.
B. Alat dan Bahan
  • Laptop
  • Bootable Flashdisk atau CD
  • Koneksi Internet
C. Jangka Waktu Pelaksanaan

Waktu yang di perlukan untuk melakukan instalasi cukup lama yaitu 30 menit,
hal ini dikarenakan saya menggunakan koneksi internet agar dapat langsung mendownload driver secara otomatis.

D.Proses dan Tahapan Pelaksanaan


Masuk ke BIOS dengan cara menekan F2/DEL untuk mengatur Boot priority
Bisa juga dengan menekan tombol F7/esc agar langsung booting dengan USB flashdisk
Tombol Tergantung merek Laptop anda.


Tunggu booting linux mint sampai masuk live mode.


  Pilih Instal Linux Mint.
  Pilih Bahasa, Disarankan Untuk Memilih Bahasa English
  Beri tanda Centang pada perintah berikut untuk melakukan instalasi dengan koneksi internet

Pilih tipe Installasi Something else karena kita akan membagikan partisi secara manual,kemudian klik Continue.
  Lakukan pembagian partisi seperti gambar di bawah menggunakan Gparted.
  Isikan berapa GB yang akan digunakan untuk swap biasanya 8GB untuk swap lalu tulis 8190 untuk partisi swap.Dan untuk partisi ext4 sesuka hati anda berapa GB yang akan digunakan.
  Pada menu Partisi klik ext4, pilih change pada use as pilih ext4 Journaling file system,kemudian pada Mount point pilih /(slash),ceklist dan centang pada menu format partision.
  Klik partisi ext4 dan klik install now.

Jika muncul peringatan seperti di bawah ini klik continue.

 
  • Swap : sebuah ruang pada harddisk yang dijadikan ruang virtual memory yng digunakan ketika komputer/laptop membutuhkan banyak memory, bekerja sebagai cadangkan apabila RAM penuh.
  • Boot : partisi khusu untuk file boot loader.
  • /(slash) : dikenal sebagai root, partisi ini merupakan tempatnya(rumah) Linux itu sendiri.
  • Extented : artinya partisi didalam partisi.
Selanjutnya akan muncul tampilan seperti di bawah ini dan klik continue.

Pada menu Partisi klik ext,klik change pada use as pilih ext4 Journaling file system,dan pada Mount point pilih /,ceklist format partision.


 
Klik partisi ext4 dan klik install now.

Jika muncul peringatan seperti di bawah ini klik continue.

Pilih lokasi tempat anda berada

  Pada menu Keyboard Layout pilih Continue.
 
Isikan hostname, username, password pada kolom sesuai keinginan anda
  Tunggu hingga prosess selesai, Proses ini memakan waktu cukup lama karena menggunakan koneksi internet dan otomatis akan mendowload driver yang di butuhkan.


Setelah selesai tekan tombol Restart now

 
Dan Selamat instalasi SO Linux telah berhasil.
E. Hasil yang Di Dapatkan
  • Memahami sistem operasi Linux mint
  • mengerti tahapan instalasi Linux mint
F. Temuan Permasalahan

Masalah : Sebagian draiver belum terinstall
Penyebab : Saat instalasi jaringan terputus
Solusi : Pastikan connec internet, install draiver yg belum terinstall
G. Kesimpulan yang Di Dapatkan
Sebelum melakukan sesuatu kita harus menyesuaikan dengan Dokument Resmi
H. Referensi
https://www.linuxtechi.com/linux-mint-18-installation-guide-with-screenshots/


Wassalamu'alaikum wr. wb.